KARAKTERISTIK PENGANGGURAN DI INDONESIA


KARAKTERISTIK PENGANGGURAN DI INDONESIA
  1. A.    Tipe-tipe pengangguran
1.      Tipe-tipe pengangguran dapat dibedakan dari sebab-sebab timbulnya dan dari segi pendayagunaan tenaga kerja.
  • Pengangguran friksional (penangguran transisi/frictional unemployment)
Jenis pengangguran yang timbul sebagai akibat dari adanya perubahan di dalam masyarakat kerja,
  • Pengangguran structural (structural unemployment)
Jenis pengangguran yang disebabkan oleh adanya perubahan struktur di dalam pasar tenaga kerja dimana perubahan struktur tersebut menyebabkan terjadinya ketidaksesuaian antara permintaan dan penawaran tenaga kerja. Ada 2 sebab yang menyebakkan pengangguran structural, yaitu keterampilan yang diminta pemberi kerja tidak sesuai dengan keterampilan penganggur serta lokasi geografis antara pencari kerja dengan pemberi kerja.
  • Pengangguran Alamiah (Natural unemployment)
Tingkat pengangguran ang terjadi pada kesempatan kerja penuh.
  • Pengangguran Konjungtur (pengangguran siklis/cyclical unemployment)
Jenis pengangguran yang terjadi sebagai akibat merosotnya kegiatan ekonomi suatu negara.
  1. Tipe pengangguran dilihat dari pendayagunaan tenaga kerja
  • Pengangguran terbuka/open unemployment adalah mereka yangbenar-benar tidak sedang bekerja, baik secara sukarela maupun terpaksa.
  • Setengah pengangguran/underemployment adalah tenaga kerja yang bekerja dalam jam yang terbatas
  •  Mereka yang nampak aktif bekerja tetapi sebenarnya kurang produktif atau the visible active but underutilized Adalah pengangguran setengah terselubung (disguised unemployment), pengangguran terselubung (hidden unemployment) dan pension terlalu dini.
  • Mereka yang tidak mampu bekerja secara penuh Adalah mereka yang memiliki keingingan untuk bekerja secara penuh namun keinginan tersebut terhambat oleh kondisi fisik yang lemah atau tidak memungkinkan.
  • Mereka yang tidak produktif (the underproductive)
Adalah mereka yang sesungguhnya memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan produktif tetapi tidak memiliki sumber daya yang memadai. Golongan ini hanya memiliki tenaga sehingga meskipun telah bekerja keras hasilnya tetap saja tidak memadai.
Data pengangguran di indonesia
Tahun 2007
  • Jumlah angkatan kerja di indonesia pada februari 2007 mencapai 108,13 juta orang, bertambah 1,74 juta orng dibandingkan jumlah angkatan kerja agustus 2006 sebesar 106,39 juta orang atau bertambang 1,85 juta orang dibandingkan februari 2006 sebesar 106,28 juta orang.
  • Jumlah penduduk yang bekerja di indonesia pada februari 2007 mencapai 97,58 juta orang, bertambah 1,12 juta orang atau bertambah jika dibandingkan dengan keadaan pada agustus 2006 sebesar 95,46  juta orang, atau bertsmbah 2,40 juta orang jika dibandingkan dengan keadaan februari 2006 sebesar 95,18juta orang.
  • jumlah pengagguran pada februari 2007 mengalami penurunan sebesar 348 rubu orang  dibandingkan keadaan pada agustus 2006 yaitu dari 10,93 juta orang pada agustus 2006 menjadi 10,55 juta orang pada februari 2007, dan mengalami peurunan sebesar 556 ribu orang jika diban dingkan dengan keadaan februari 2006 sebesar 11,10 juta orang.
  • Tingkat pengangguran terbuka di indonesia pada februari 2007 mencapai 9,75 %, mengalami penurunan dibandingkan keadaan agustus 2006 (10,28 %), demikian juga terhadap keadaan februari 2006 (10,40%).
Tahun 2008
  • Jumlah angkata kerja di indonesia pada agustus 2008 mencpai 111,95 juta orang, bertambah 470 juta orang dibandingkan jumlah angkatan kerja dapa februari 2008 sebesar 111,48 juta orang atau bertambah 2,01 juta orang dibandingkan agustus 2007 sebesar 109,94 juta orang.
  • Jumlah penduduk yang bekerja di indonesia pada agustus 2008 mencapai 102,55 juta orang, bertambah 503 ribi orang  diban dingkan keadaan pada februari 2008 sebesar 102,05 juta orang, atau bertambah 2,62 juta orang  dibandingkan keadaan agustus 2007 sebesar 99,93 juta orang.
  • Tingkat pengagguran terbuka di indonesia pada agustus 2008 mencapai 8,39 persen, mengalami penurunan di bandingka n pada februari 2008 sebesar 8,46 persen, dan pengangguran agustus 2007 sebesar 9,11 persen.
Tahun 2009
  • Jumlah angkatan kerja pada agustus 2009 mencapai 113,83 juta orang, bertambah 90 ribu orang dibandingkan angkatan kerja pada februari 2009 sebesar 113,74 juta orang, atau bertambah 1,88 juta orang, dibandingkan agustus 2008 sebesar 111,95 juta orang.
  • Jumlah penduduk yang bekerja di indonesia pada agustus 2009 mencapai 104,87 juta orang, bertambah 380 ribu orang dibandingkan keadaan pada februari 2009 sebesar 104,49juta orang, atau bertambah 2,32 juta orang dibandingkan keadaan agustus 2008 sebesar 102,55juta orang.
  • Tingkat pengangguran terbuka di indonesiapada agustus 2009 mencapai 7,87 persen, mengalami penurunan apa bila dibandingkan dengan keadaan februari 2009 sebesar 8,14 persen,dan agustus 2008 sebesar 8,39 persen.
Tahun 2010
  • Jumlah angkatan kerja di indonesia  pada agustus 2010 mencapai 116,5 juta orang, bertambah sekitar 530 ribu orangdibandingkan pada angkatan kerja  februari 2010 sebesar 116,0 juta orang, atau bertambah 2,7 juta orangdibandingkan agustus 2009 sebesar 113,8 juta orang.
  •  Jumlah penduduk yang bekerja di indonesia pada agustus 2010 mencapai108,2 juta orang, bertambah sekitar 800 ribu orang dibandingkan keadaan pada februari 2010 sebesar 107,4 juta orang atau bertambah 3,3 juta orang,dibandingkan keadaan agustus 2009 sebesar7,87 juta orang.
  • Tingkat pengangguran terbuka di indonesia pada agustus 2010 mencapai 7,14 persen, mengalami pnurunan dibandingkan TPT februari 2010 sebesar 7,41 persen,dan TPT  agustus  2009 sebesar 7,87 persen.
Tahun 2011 dan 2012
  • angka pengangguran pada Februari 2011 adalah 8,12 juta, Agustus 2011 adalah 7,7 juta, dan Februari 2012 adalah 7,61 juta, terus menurun. Tapi perbandingannya sebaiknya Februari ke Februari karena ada seasonal di situ.
  • pada Februari ini jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 120,4 juta orang, bertambah sekitar 3 juta orang dibanding angkatan kerja Agustus 2011 sebesar 117,4 juta orang atau bertambah sebesar 1 juta orang dibanding Februari 2011.
  • jumlah penduduk yang bekerja di Indonesia pada Februari 2012 mencapai 112,8 juta orang, bertambah sekitar 3,1 juta orang dibanding keadaan pada Agustus 2011 sebesar 109,7 juta orang atau bertambah 1,5 juta orang dibanding keadaan Februari 2010
Selama setahun terakhir (Februari 2011―Februari 2012), jumlah penduduk yang bekerja mengalami kenaikan, terutama di Sektor Perdagangan sekitar 780 ribu orang atau 3,36% serta sektor keuangan sebesar 720 ribu orang atau 34,95%.
Namun, ada sektor-sektor yang mengalami penurunan adalah sektor pertanian 1,3 juta orang atau 3,01% dan sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi sebesar 380 ribu orang atau 6,81%.
Sementara berdasarkan jumlah jam kerja, pada Februari 2012 sebesar 77,2 juta orang atau 68,48% pekerja bekerja di atas 35 jam per minggu, sedangkan pekerja dengan jumlah jam kerja kurang dari 15 per minggu mencapai 6,9 juta orang atau 6,08%.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Suhariyanto menilai adanya fenomena di mana para pekerja formal meningkat dan peningkatan pekerja untuk berpendidikan tinggi, serta adanya perpindahan sektor tenaga kerja dari pertanian ke industri merupakan cermin pertumbuhan ekonomi yang berkualitas karena kesejahteraan masyarakat akan membaik.
Tabel angka pengangguran dan penduduk yang bekerja di indonesia dari tahun 2006 – 2011
tahun
Ket.
Februari
Agustus
Bertambah
turun
2006
Angkatan kerja
106,28 juta
106,39 juta
Penduduk yang bekerja
95,18 juta
95,46 juta
Jumlah pengangguran
11,10 juta
10,93 juta
Pengangguran terbuka
10,40 juta
10,28 juta
2007
Angkatan kerja
108,13 juta
109,94 juta
1,47 juta
Penduduk yang bekerja
97,58 juta
99,93 juta
1,12 juta
Jumlah pengangguran
1055 juta
9,11%
348 ribu
2008
Angkatan kerja
111,48juta
111,95 juta
2,01 juta
Penduduk yang bekerja
102,05 juta
102,55 juta
2,62 juta
Pengangguran terbuka
8,46%
8,39%
1,2%
2009
Angkatan kerja
13,74 juta
113,83 juta
1,88 juta
Penduduk yang bekerja
104,49
104,87 juta
2,32 juta
Pengangguran terbuka
8,14%
7,87%
2,55%
2010
Angkatan kerja
116,0 juta
116,5 juta
2,7 juta
Penduduk yang bekerja
107,4 juta
108,2 juta
3,3 juta
Pengangguran terbuka
7,41%
7,14%
0,63%
2011
Angkatan kerja
117,4 juta
3,5 juta
Penduduk yang bekerja
109,7 juta
1,5 juta
Pengangguran terbuka
8,12 juta
7,7 juta


Etinus Wenda, Fakultas pertanian Universitas Janabadra