Media Sarana Informasi

2/6/20

Pegawai Disparbud KBB Ini Ditemukan Tak Bernyawa,di duga mempunyai riwayat penyakit GULA

Ngamprah, MEDIA.COM.– Warga Desa Mekarsari, Kecamatan. Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di sebuah kamar kos-kosan milik Sutardi, tepatnya di kamar nomor 15 lantai 2, pada Rabu siang (05/02/2020).
Penemuan mayat pria tersebut berawal dari kecurigaan warga setempat yang sudah sekitar dua hari terakhir ini mencium bau bangkai di sekitar lokasi.
Khawatir adanya hal yang tidak diinginkan terjadi dan tak tahan dengan aroma bau tersebut, warga pun langsung mendatangi pemilik kost untuk membuat kesepakatan agar kamar tersebut segera dibuka paksa.
Setelah pintu kost tersebut dibuka paksa atas sepengetahuan pemiliknya, warga dan pemilik kost pun dikejutkan dengan penampakkan penghuninya yang ditemukan dalam kondisi terbujur kaku di kamarnya.
Melihat kejadian tersebut, warga langsung melaporkan kepada petugas kepolisian setempat. Tak lama setelah melaporkan kejadian, Petugas INAFIS (Indonesia Automatic Finger Print Identification System) Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi dan Polsek setempat langsung menyambangi lokasi kejadian, dan langsung melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).
Berdasarkan pantauan Redaksi Bangbara.com di lokasi, petugas menemukan sejumlah botol minuman (soft drink) dan sejumlah obat. Di duga korban mengidap penyakit jantung dan diabetes.
Sutardi pemilik kos, mengakui bahwa terakhir bertemu korban sekitar satu minggu yang lalu, dirinya sempat mengirimkan makanan 2 kali namun di tolak, dengan alasan tidak mau merepotkan dan sudah biasa pesan makanan melalui Go Food.
Selain itu sutardi menambahkan bahwa almarhum dikenal sebagai sosok yang baik namun pendiam dan jarang bersosialisasi dengan tetangganya.
Sosok tersebut adalah Raden Andria Benyamin atau yang akrab dipanggil Pak Endru (50) adalah salah seorang PNS yang bekerja di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB. Hal ini sontak membuat kaget para rekan kerjanya dan secara rombongan mendatangi kediaman Endru.
Sutardi sang Pemilik Kos saat ditemui Redaksi Bangbara.com menyampaikan, Endru sudah menempati Kos miliknya ini sudah sekitar 6 tahun lamanya.
“Ya memang beliau orangnya sangat pendiam. Mengenai penyakitnya dirinya pernah menceritakan awalnya memang punya penyakit jantung, dan juga diabetes. Terakhir ketemu sekitar 1 minggu yang lalu. Sempat diantar makanan sampai 2 kali namun dia memang menolak, katanya dia beli Go Food aja” jelas Sutardi.
Ditempat yang sama, seorang rekan kerja almarhum, Ukas Maolana mengatakan bahwa pada hari Jum’at lalu almarhum sempat dipanggil untuk menghadap pimpinannya, namun saat dihubungi melalui pesan WhatsApp tidak ada respon.
Berselang hingga Senin dan Selasa almarhum pun tidak masuk kantor. Mengetahui tidak masuk dari hari Jum’at, pimpinan pun memerintahkan stafnya untuk mengecek keberadaannya karena di khawatirkan sakit.
Setelah mendatangi kediaman kos Endru yang lokasinya berada tepat di belakan kantornya itu, ternyata almarhum ditemukan sudah tidak bernyawa lagi.
“Iya pak Raden Andria Benyamin, adalah karyawan PNS di Disbudpar KBB. Kabar terakhir yang kami terima, beliau memang betul-betul sedang sakit. Dan kemaren sudah dari hari Senin saya tidak ketemu beliau lagi”, papar Ukas.
Menurutnya (Ukas) sosok Endru ini sangat baik terhadap para rekan sekantor nya, begitupun dengan pimpinannya, meskipun nampak agak sedikit tertutup.
“Kami atas nama rekan di Dinas, dengan kepulangan beliau semoga jadi khusnul khotimah, keluarga yang ditinggal juga diberikan kesabaran, serta kami juga di Dinas maksimal juga artinya sama beliau memberikan bentuk kehormatan untuk almarhum” tambah Ukas.
Saat hendak di konfirmasi, petugas kepolisian polsek setempat enggan untuk berkomentar. Sementara Korban langsung dibawa pihak keluarga menggunakan mobil ambulan, yang rencananya akan di makamkan di tempat pemakaman umum dekat rumah kediaman korban, di kawasan Ujungberung Kota Bandung. (SS)
Sutardi sang Pemilik Kos saat ditemui Redaksi Bangbara.com menyampaikan, Endru sudah menempati Kos miliknya ini sudah sekitar 6 tahun lamanya.
“Ya memang beliau orangnya sangat pendiam. Mengenai penyakitnya dirinya pernah menceritakan awalnya memang punya penyakit jantung, dan juga diabetes. Terakhir ketemu sekitar 1 minggu yang lalu. Sempat diantar makanan sampai 2 kali namun dia memang menolak, katanya dia beli Go Food aja” jelas Sutardi.
Ditempat yang sama, seorang rekan kerja almarhum, Ukas Maolana mengatakan bahwa pada hari Jum’at lalu almarhum sempat dipanggil untuk menghadap pimpinannya, namun saat dihubungi melalui pesan WhatsApp tidak ada respon.
Berselang hingga Senin dan Selasa almarhum pun tidak masuk kantor. Mengetahui tidak masuk dari hari Jum’at, pimpinan pun memerintahkan stafnya untuk mengecek keberadaannya karena di khawatirkan sakit.
Setelah mendatangi kediaman kos Endru yang lokasinya berada tepat di belakan kantornya itu, ternyata almarhum ditemukan sudah tidak bernyawa lagi.
“Iya pak Raden Andria Benyamin, adalah karyawan PNS di Disbudpar KBB. Kabar terakhir yang kami terima, beliau memang betul-betul sedang sakit. Dan kemaren sudah dari hari Senin saya tidak ketemu beliau lagi”, papar Ukas.
Menurutnya (Ukas) sosok Endru ini sangat baik terhadap para rekan sekantor nya, begitupun dengan pimpinannya, meskipun nampak agak sedikit tertutup.
“Kami atas nama rekan di Dinas, dengan kepulangan beliau semoga jadi khusnul khotimah, keluarga yang ditinggal juga diberikan kesabaran, serta kami juga di Dinas maksimal juga artinya sama beliau memberikan bentuk kehormatan untuk almarhum” tambah Ukas.
Saat hendak di konfirmasi, petugas kepolisian polsek setempat enggan untuk berkomentar. Sementara Korban langsung dibawa pihak keluarga menggunakan mobil ambulan, yang rencananya akan di makamkan di tempat pemakaman umum dekat rumah kediaman korban, di kawasan Ujungberung Kota Bandung. (SS)
Editor : Mohammad Addien

Share:

Definition List

Unordered List

Advertising

About Me

Email : advmedsos@mediacompersada.com