Hut KBB ke-13, Komisi IV DPRD KBB: Jadikan Momen Menyiapakn Fondasi SDM yang Kuat Lewat Pendidikan dan Kesehatan di Tengah Pandemi Covid-19


KOMISI IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat menyampaikan sejumlah harapan pada peringatan Hari Jadi (HUT) KBB ke-13 yang jatuh pada Jumat, (19/6/2020).

Ketua Komisi IV DPRD KBB, Bagja Setiawan menginginkan pelayanan pada sektor kesehatan dan pendidikan bisa terus ditingkatkan dengan adanya momentum hari jadi KBB ke-13 yang berbarengan dalam suasana keprihatinan di tengah pandemi Covid 19.

“Di masa pandemi kebetulan berbarengan dengan Hut KBB ke-13. Artinya dua sekor tersebut, kini yang menjadi perhatian khusus, terutama sektor kesehetan yang menjadi sangat vital di situasi pandemi Covid-19,” kata Bagja, Jumat di Padalarang, (19/6/2020).

Menurut Bagja, momentum peringatan Hut KBB ke-13 bisa dijadikan sekaligus sebagai momentum peningkatan dan penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kesehatan dan pendidikan yang berkualitas dan memiliki komptensi baru dalam menghadapi AKB.

FOKUS BIDANG SDM KESEHATAN

Adapun saat menghadapi AKB, Bagja meminta pemerintah daerah agar lebih fokus dalam menyiapkan sarana dan prasarana kesehetan yang memadai

“Anggaran lebih untuk penanganan Covid-19 sudah dialokasikan. Sekarang tinggal bagaimana caranya jaminan kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas,” ujar Bagja.

Selain itu, kata Bagja, pemerintah daerah juga harus mempersiapakan SDM pada bidang kesehatan yang berkompeten dalam menghadapi AKB.

Apalagi menurutnya, petugas kesehatan memiliki beban berat saat melakukan tindakan penanganan Covid-19.

“Karena mulai dari tindakan previntif, tracing, pemeriksaan rapid test dan penyiapan ruang isolasi, semua dilakukan oleh tenaga medis,” ujarnya.


SEKTOR PENDIDIKAN

Lebih lanjut Bagja yang juga politisi PKS ini menilai, sektor pendidikan juga harus menjadi perhatian lebih di masa pandemi Covid-19. Karena selama pandemi memaksa aktivitas belajar siswa-siswi berhenti sementara waktu.

“Sektor pendidikan memang harus menjadi perhatian karena ini soal menyangkut keselematan generasi muda di usia pelajar, ” ungkapnya.

Dengan demikain Bagja menekankan agar Dinas Pendidikan (Disdik) KBB dapat memberikan sistem pembelajaran yang inovatif dan pembelajaran daring yang terintegrasi.

“Ini persoalan yang tidak mudah, karena bagaiamana merubah sistem pembelajaran dari tatap muka ke sistem pembelajaran daring. Tentu ini perlu persiapakan waktu, SDM dan anggaran,” ujar Bagja.

Lebih lanjut Bagja mengajak, dengan tema “SDM Sehat menuju KBB Kuat” semua pihak termasuk masyarakat agar mempersiapkan diri dengan AKB. Khusus untuk masyarakat, ia berharap masyarakat bisa beradapatasi dengan kondisi di era new normal.

“SDM kuat ini tidak hanya berlaku untuk ASN di lingkungan pemerintah daerah saja. Tetapi penyiapan SDM dalam menghadapi AKB justru dibangun dari kesadaran pribadi masyarakat KBB. Siap atau tidak siap, mereka harus mengupgrade pribadinya masing-masing untuk menghadapi dunia baru yang akan mereka jalani. Semua serba baru, sehingga perlu penyiapan mental SDM yang kuat,” terangnya.
Lebih baru Lebih lama