Benny Tjokrosaputro, terdakwa korupsi hukuman sumur hidup

Bandungbarat, Mediacom - Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan Peraturan MA Nomor 1 Tahun 2020 yang membuat koruptor Rp 100 M dihukum penjara seumur hidup. Berikut ini deretan koruptor penjara seumur hidup.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Dirut PT Hanson International, Benny Tjokrosaputro dalam kasus korupsi asuransi Jiwasraya. Sebelumnya, Benny Tjokro dituntut hukuman penjara seumur hidup dan denda lima miliar rupiah. Terdakwa Benny Tjokro menghadiri sidang secara virtual. Empat terdakwa lain dalam kasus ini telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, di antaranya adalah direktur utama jiwasraya, Hendrisman Rahim. Sementara itu, beberapa barang bukti hasil korupsi Benny Tjokro dirampas untuk negara. Sejumlah nasabah PT Asuransi Wana Artha mengamuk, seusai sidang vonis terdakwa kasus korupsi jiwasraya Benny Tjokrosaputro, dan Heru Hidayat. Kemarahan dipicu oleh hasil putusan sidang, yang tetap menyita rekening Wana Artha Life. Salah satu perwakilan nasabah mengatakan, sekitar 26 ribu nasabah Wana Artha merasa kecewa, karena atensi pemerintah dan penegak hukum hanya berfokus pada nasabah Jiwasraya, tetapi mengabaikan nasabah lain yang terdampak kasus ini, termasuk nasabah Wana Artha.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi terkait impor tekstil pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Tahun Anggaran 2018-2020 mencapai Rp 1,6 triliun. “Kejaksaan telah menetapkan lima orang tersangka yang diduga merugikan perekonomian negara sebesar Rp 1,6 triliun,” ucap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2020).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kejagung: Kerugian Negara akibat Kasus Korupsi Impor Tekstil Sebesar Rp 1,6 Triliun", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2020/10/26/18023681/kejagung-kerugian-negara-akibat-kasus-korupsi-impor-tekstil-sebesar-rp-16.
Penulis : Devina Halim
Editor : Kristian Erdianto

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
JAKARTA, KOMPAS.com - Kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi terkait impor tekstil pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Tahun Anggaran 2018-2020 mencapai Rp 1,6 triliun. “Kejaksaan telah menetapkan lima orang tersangka yang diduga merugikan perekonomian negara sebesar Rp 1,6 triliun,” ucap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2020).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kejagung: Kerugian Negara akibat Kasus Korupsi Impor Tekstil Sebesar Rp 1,6 Triliun", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2020/10/26/18023681/kejagung-kerugian-negara-akibat-kasus-korupsi-impor-tekstil-sebesar-rp-16.
Penulis : Devina Halim
Editor : Kristian Erdianto

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
JAKARTA, KOMPAS.com - Kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi terkait impor tekstil pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Tahun Anggaran 2018-2020 mencapai Rp 1,6 triliun. “Kejaksaan telah menetapkan lima orang tersangka yang diduga merugikan perekonomian negara sebesar Rp 1,6 triliun,” ucap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2020).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kejagung: Kerugian Negara akibat Kasus Korupsi Impor Tekstil Sebesar Rp 1,6 Triliun", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2020/10/26/18023681/kejagung-kerugian-negara-akibat-kasus-korupsi-impor-tekstil-sebesar-rp-16.
Penulis : Devina Halim
Editor : Kristian Erdianto

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama