UMRAH DIIZINKAN KEMBALI SECARA BERTAHAP SETELAH PADEMI COVID-19

Kebijakan ini mulai berlaku pada bulan oktober 2020. dikutip dari Jakselnews Perizinan Ibadah Umrah dari Indonesia akan segera dibuka kembali. irjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Nizar Ali menyatakan, mulai 1 September sudah ada penerbangan internasional ke Bandara King Abdul Azis Jeddah sehingga ibadah umrah bisa dimulai.
Namun, Ibadah Umrah harus melalui protokol kesehatan yang sangat ketat, demi menjaga penyebaran virus Covid-19. Semua orang yang ingin pergi Ibadah Umrah harus memiliki surat keterangan SWAB test maupun Rapid test sebagai salah satu syarat protokol kesehatan jika ingin berpergian. "Saya ingin menyampaikan kabar gembira dengan akan dibukanya Bandara Kung Abdul Azis Jeddah mulai 1 September mendatang," kata Nizar saat seminar "Jabar Juara Umrah" yang diadakan Forum Komunikasi dan Silaturahmi Penyelenggara Umrah dan Haji (FKS Patuh) di Hotel Grand Preanger, Seperti dilansir Jakselnews.com dari Pikiran-rakyat.com, Rabu 12 Agustus 2020. Harga Ibadah Umrah di saat pandemic Covid-19 ini akan mengalami kenaikan, sebab di saat seperti ini semua harga pasti naik. Harga Ibadah Umrah yang naik juga disebabkan oleh kenaikan pajak dari Arab Saudi yang kini mencapai 15 persen. Tentu saja kenaikan biaya pajak ini dibebankan kepada Jemaah. Ujar Nizar. apakah betul mengalami kenaikan apakah hanya sebatas slogan saja ? tolong tulis di kolom komentar

Posting Komentar untuk "UMRAH DIIZINKAN KEMBALI SECARA BERTAHAP SETELAH PADEMI COVID-19"