7 Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Terbaru Wali Kota Jakarta Pusat

Kerumunan massa yang terjadi sejumlah acara pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab rupanya masih berbuntut panjang. Terbaru, sejumlah pejabat di DKI Jakarta diperiksa oleh inspektorat dan dua di antaranya dicopot dari jabatannya. Mereka adalah Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andono Warih. Pencopotan Bayu Meghantara dan Andono Warih menambah daftar nama pejabat yang sebelumnya telah dicopot akibat kerumunan massa di acara Rizieq. Inilah 7 pejabat yang di copot dari jabatannya


1. Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana

Polri, diketahui sebagai institusi yang pertama kali melakukan pencopotan salah satu anak buahnya terkait kerumunan massa di acara Rizieq Shihab. Adalah Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana yang dicopot karena dinilai lalai dalam menegakkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 di wilayahnya. Sebelum pencopotan itu, terjadi kerumunan massa Rizieq di kawasan Petamburan, Jakarta, dan juga di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Pencopotan Nana yang belum setahun menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya itu tertuang dalam surat telegram Kapolri tertanggal 16 November 2020. Dalam telegram tersebut Nana menduduki jabatan baru, yaitu Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kapolri. Jabatan Nana sebagai Kapolda Metro Jaya diemban oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Muhammad Fadil Imran. 2. Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriadi
Selain Nana, nasib serupa dialami Irjen Rudy Sufahriadi yang saat itu menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat. Bersama Nana, Rudy juga dianggap lalai dalam menegakkan protokol kesehatan. Sebelum pencopotan, terjadi kerumunan massa saat Rizieq Shihab berceramah di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Rudy dimutasi ke Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdiklat Polri) dengan jabatan Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I. Sementara itu, posisi Kapolda Jawa Barat yang ditinggalkan Rudy diisi Irjen Pol Ahmad Dofiri yang sebelumnya menjabat Asisten Logistik Kapolri. 3. Kapolres Jakpus, Kombes Heru Novianto
Selain di tingkat Polda, Mabes Polri juga melakukan pencopotan pejabat di tingkat polres yang wilayahnya terjadi kerumunan massa Rizieq Shihab. Adalah Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto yang dicopot dari jabatannya. Pencopotan Kombes Heru berdasarkan surat telegram nomor ST/3222/XI/KEP/2020, tertanggal 16 November 2020. Kombes Heru dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya pada Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri. Sebagai gantinya, jabatan Heru digantikan oleh Kombes Hengki Haryadi yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya bidang Pideksus Bareskrim Polri. 4. Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy
Selain Kombes Heru, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy juga dicopot. AKBP Roland Ronaldy dimutasi sebagai Wakil Direktur (Wadir) Reserse dan Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Jabar. Posisinya kemudian digantikan oleh AKBP Harun yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Lamongan Polda Jatim. Diketahui, mutasi Kombes Heru dan AKBP Roland Ronaldy dilakukan bersamaan dengan pergantian Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi. Keduanya dicopot karena dianggap lalai dalam hal pelaksanaan protokol kesehatan dalam acara Rizieq Shihab. Diketahui, mutasi Kombes Heru dan AKBP Roland Ronaldy dilakukan bersamaan dengan pergantian Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi. Keduanya dicopot karena dianggap lalai dalam hal pelaksanaan protokol kesehatan dalam acara Rizieq Shihab. 5. Kepala KUA Tanah Abang, Sukana Pencopotan jabatan tak hanya dialami perwira polisi, tapi juga dirasakan Sukana. Dikutip dari kemenag.go.id, Sukana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala KUA Tanah Abang, kini dimutasi sebagai penghulu di wilayah Jakarta Pusat. "Sukana mulai hari ini tidak lagi mendapat mandat tugas tambahan sebagai Kepala KUA." "Sukana dimutasi sebagai penghulu di Kemenag Jakarta Pusat," ujar Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin di Jakarta, Senin (23/11/2020). Kamaruddin Amin menjelaskan, keputusan ini sejalan dengan komitmen Menteri Agama Fachrul Razi. Keluarga besar Kementerian Agama harus ketat dalam menjalankan protokol kesehatan demi menghindari penularan Covid-19 saat melakukan pelayanan. Menurut Kamaruddin, keputusan ini diambil setelah tim Itjen Kemenag melakukan proses investigasi. Sukana dinilai mengabaikan ketentuan terkait protokol kesehatan saat menjalankan tugas pencatatan pernikahan Muhamad Irfan dan Najwa Shihab yang tak lain anak Rizieq Shihab di Petamburan, Sabtu (14/11/2020). 6. Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara
Diketahui, mutasi Kombes Heru dan AKBP Roland Ronaldy dilakukan bersamaan dengan pergantian Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi. Keduanya dicopot karena dianggap lalai dalam hal pelaksanaan protokol kesehatan dalam acara Rizieq Shihab. 5. Kepala KUA Tanah Abang, Sukana Pencopotan jabatan tak hanya dialami perwira polisi, tapi juga dirasakan Sukana. Dikutip dari kemenag.go.id, Sukana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala KUA Tanah Abang, kini dimutasi sebagai penghulu di wilayah Jakarta Pusat. "Sukana mulai hari ini tidak lagi mendapat mandat tugas tambahan sebagai Kepala KUA." "Sukana dimutasi sebagai penghulu di Kemenag Jakarta Pusat," ujar Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin di Jakarta, Senin (23/11/2020). Kamaruddin Amin menjelaskan, keputusan ini sejalan dengan komitmen Menteri Agama Fachrul Razi. Keluarga besar Kementerian Agama harus ketat dalam menjalankan protokol kesehatan demi menghindari penularan Covid-19 saat melakukan pelayanan. Menurut Kamaruddin, keputusan ini diambil setelah tim Itjen Kemenag melakukan proses investigasi. Sukana dinilai mengabaikan ketentuan terkait protokol kesehatan saat menjalankan tugas pencatatan pernikahan Muhamad Irfan dan Najwa Shihab yang tak lain anak Rizieq Shihab di Petamburan, Sabtu (14/11/2020). 6. Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara menilai tepat evaluasi perbesar jalur sepeda temporer atau pop up bike line di sepanjang Jalan Sudirman - MH Thamrin. (Tribunnews.com/Danang Triatmojo) Selain perwira polisi dan kepala KUA, pencopotan juga dialami Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara. Bayu Meghantara dicopot jabatannya sebagai Wali Kota Jakarta Pusat. Kini, Bayu Meghantara dimutasi sebagai anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) sampai ada penugasan lebih jauh. Bayu Meghantara dicopot oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan karena memfasilitasi acara Rizieq Shihab pada 14 November 2020. Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta, Chaidir menyebutkan, fasilitas yang dipinjamkan untuk acara Rizieq Shihab adalah toilet portabel. "Ada beberapa WC, toilet, itu kan enggak boleh (memfasilitasi kerumunan)," kata Chaidir saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (28/11/2020). Menurut Chaidir, tak ada fasilitas lain selain sejumlah toilet portabel yang dipinjamkan untuk pernikahan putri Rizieq Shihab sekaligus acara peringatan Maulid Nabi. Namun Chaidir menegaskan, pemberian fasilitas apapun bentuknya dilarang untuk acara yang menimbulkan kerumunan pada masa pandemi Covid-19. 7. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andono Warih
Selain Bayu Meghantara, pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang ikut dicopot Anies Baswedan adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andono Warih. Nasib Andono Warih juga sama seperti Bayu Meghantara: dimutasi menjadi anggota TGUPP sampai ada penugasan lebih jauh. Begitu juga dengan alasan pencopotannya. Masih kata Kepala BKD, Chaidir, pemberian fasilitas apapun bentuknya dilarang untuk acara yang menimbulkan kerumunan. Hal ini sesuai arahan Gubernur Anies. "Semua menyatakan memahami arahan gubernur, tapi ditemukan, di lapangan arahan tersebut tidak dilaksanakan dengan baik," kata Chaidir. Bayu dan Andono dicopot dari jabatannya terhitung pada 24 November 2020 setelah melalui pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Pemprov DKI Jakarta. Inspektorat dalam auditnya tidak hanya memeriksa Bayu dan Andono. Lembaga itu juga memeriksa Camat Tanah Abang Muhammad Yassin, Lurah Petamburan Setiyanto, Kepala Bidang Pengelola Kebersihan Dinas LH Edy Mulyanto, Kepala Suku Dinas LH Jakpus Marsigit, dan Kepala Seksi Pengendalian Kebersihan Dinas LH Aldi Jansen.

إرسال تعليق for "7 Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Terbaru Wali Kota Jakarta Pusat"