Suasana seusai Natal dan Tahun Baru di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak seramai saat libur panjang tahun sebelumnya.


Kondisi sepinya kunjungan wisatawan ke Lembang, dikeluhan pengelola wisata Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu.


Direktur Operasional PT Graha Rani Putra Persada (GRPP) sekaligus pengelola TWA Gunung Tangkuban Parahu, Ruslan mengatakan, salah satu penyebab menurun kunjungan wisatawan di masa libur panjang Nataru kali ini akibat penerapan syarat rapid test antigen.


“Mereka takut dengan syarat itu, tapi itu program pemerintah. Dan itu juga untuk menekan penyebaran COVID-19 di kawasan wisata,” ujar Ruslan saat ditemui, Jumat (1/1/2021).


Kendati demikian, menurut Ruslan, libur panjang akhir tahun kali ini, paling parah jika dibandingkan tahun sebelumnya.


“Turunnya drastis, pada libur natal, itu sepi. Kalau hari ini ada kenaikan meskipun masih jauh dari harapan,” ungkap dia.


Dia menjelaskan tahun sebelumnya satu bulan menjelang akhir tahun wisatawan yang bertamasya ke TWA Gunung Tangkuban Parahu bisa mencapai 8000 pengunjung.


Namun tahun ini, pengunjung yang berlibur untuk melihat kawah putih hanya mencapai 1000 orang.


“Sekarang menurunnya lebih dari 50% kebawah. Paling banyak sekarang pengunjung 1000 lebih,” kata dia.


Meskipun sepi pengunjung, Ruslan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan baik bagi pegawainya maupun kepada pengunjung. Seperti diharuskan mamakai masker dan hindari kerumunan.


“Walaupun sepi kita tetap menerapkan 3M, jika ada pengunjung yang tidak menerapkan prokes, kita suruh kembali pulang,” ujar dia.


Sementara itu Irwan (30) pengunjung asal Bekasi mengaku, meski pandemi, ia rela jauh-jauh datang hanya untuk melihat panorama alam khas Gunung Tangkuban Parahu.


“Sengaja kesini, meski pandemi COVID-19 kan ya, tapi ini kan berlibur di alam terbuka dengan khas pegunungannya yang segar,” ungkap Irwan.


Disinggung soal rapid test antigen bagi pengunjung luar daerah, menurut Irwan meski kebijakan tersebut baru ditetapkan beberapa saat menjelang libur panjang akhir tahun. Tak menyurutkan niatnya untuk membawa sanak dan keluarga menikmati keindahan alam Gunung Tangkuban Parahu.


“Itu kan program pemerintah, saya ikuti untuk di rapid test antigen. Ya agar bisa liburan, liburannya ke alam-alam asalkan kita turuti aturan yang ada saja,” pungkas dia.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama