Kunjungi Pasar Tradisional, SBN Memastikan Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Serta Dukungan Infrastruktur

WAKIL KETUA DPD RI

Kamis 22 April 2021.

Bengkulu - mediacompersada.com Dalam agenda reses Kamis (22/04/2021) dimanfaatkan oleh Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin mengunjungi pasar tradisional di dua kabupaten, yaitu Masat, Bengkulu Selatan dan pasar Pekan Baru Simpang tiga, Kabupaten Kaur. Adapun kegiatan yang terhimpun adalah meninjau harga bahan pokok, ketersediaan stok bahan pokok serta infrastruktur yang ada.


"Saya melihat masyarakat sudah mulai kembali aktif dipasar tradisional dalam melakukan aktifitas jual beli. Mudah-mudahan ini merupakan tanda bahwa ekonomi masyarakat mulai pulih kembali akibat tekanan Pandemi, dan kita bersyukur bahwa semuanya normal, baik harga ataupun ketersediaan bahan pokok", ujarnya.


Sultan menambahkan dalam kunjungan yang dilakukan saat ini perlu dilakukan agar setiap pihak, khususnya Pemerintah Daerah memastikan ketersediaan stok bahan pokok serta sekaligus memastikan tidak ada terjadinya lonjakan harga selama bulan suci Ramadhan sampai menjelang hari lebaran Idul Fitri.


Selain itu, Sultan B Najamudin melanjutkan bahwa kunjungannya ke pasar tradisional juga dalam rangka ingin melihat kondisi infrastruktur dasar dari pasar tradisional sekaligus mendengarkan langsung apa yang menjadi keluh kesah para pedagang dalam kondisi Pandemi Covid-19.


"Pasar tradisional di kecamatan adalah jantung ekonomi masyarakat pedesaan disekitarnya. Jadi dukungan infrastruktur yang memadai akan sangat dibutuhkan. Maka saya berjanji akan mengawal ajuan terhadap revitalisasi atau pembangunan pasar dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat. Karena tanpa adanya infrastruktur pasar tradisional yang representatif, roda dan geliat ekonomi dipedesaan akan menjadi terhambat", tegasnya.


Adapun pada waktu sebelumnya mantan Wakil Gubernur Bengkulu tersebut mendampingi Bupati Bengkulu Selatan dan Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Septi Feriyadi pada Jumat (16/04/2021) melakukan audiensi kepada Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Jeffry Sambuaga yang dalam salah satu pembahasannya adalah isu terkait revitalisasi pasar tradisional di Provinsi Bengkulu.


Dan juga lanjut Sultan, saya sudah mendengar banyak aspirasi para pedagang yang telah disampaikan, baik keluhan terhadap lesunya siklus perputaran ekonomi dan ketidaktahuan tentang berbagai macam program dalam skema Pemulihan Ekonomi Nasional yang memprioritaskan penguatan kepada para pelaku UMKM, khususnya KUR.


"Sebagai contoh, saat ini pemerintah memutuskan untuk menaikan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa jaminan menjadi Rp 100 juta, dari sebelumnya Rp 50 juta. Dan hal ini dalam rangka bagaimana melindungi para pelaku UMKM agar tetap dapat menjalankan bahkan mengembangkan unit usahanya. Hanya program-program ini tidak tersosialisasi secara masif. Jadi saya meminta kepada pemerintah daerah agar dapat mensosialisasikan seluruh program yang berkaitan dengan perlindungan UMKM harus digalakkan. Sebab roda perekonomian harus segera digerakkan kembali", tandasnya.


Lalu juga pada kesempatan kali ini, senator muda asal Bengkulu tersebut membagikan uang belanja kebutuhan pokok kepada beberapa pengunjung pasar tradisional, dimana hal tersebut rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepeduliannya kepada sesama yang diberi nama program Sultan Berbagi. 

"Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat penerima, dan program Sultan Berbagi adalah program rutin yang telah kita laksanakan. Dan saya juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh tim dan crew yang telah mensukseskan acara ini", tutupnya.


Ns : SBN

Editor : G.G



Posting Komentar untuk "Kunjungi Pasar Tradisional, SBN Memastikan Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Serta Dukungan Infrastruktur"