TNI Berjanji Tumpas KKSB OPM Sampai Habis

 (16/04/2021)
BMD -- Militermeter.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengklaim bahwa tindakan kekerasan yang menyasar warga sipil oleh kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) atau OPM belakangan ini karena posisi mereka yang terdesak, sehingga mereka frustasi dan melakukan pembunuhan untuk mencari sensasi pemberitaan.



TNI berjanji akan menumpas habis OPM ini sampai ke akar-akarnya.
“Aparat akan mempersempit ruang geraknya sampai pada titik terlemahnya menyerahkan diri ke NKRI dengan bersama-sama membangun papua atau dibabat habis sampai ke akar-akarnya,” ujar Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, dikutip dari Republika.co.id, Rabu (14/4).

Suriastawa menduga tjindak kekerasan berupa penembakan ke sejumlah warga sipil belakangan ini dilakukan KKSB lantaran rencana strategis gerakan mereka sudah terbongkar. Dia juga menduga hal itu dilakukan sebagai upaya memperlihatkan eksistensi mereka kepada negara-negara asing pendonor gerakannya.

“Mau tidak mau mempertegas melalui front bersenjatanya, itupun posisi Benny Wenda dan Veronica Koman juga mulai terasa ketar-ketir karena rencana strategis mereka untuk dapat dukungan dana negara pendonor akan semakin sulit,” jelas Suriastawa.

\”Intinya dengan semakin terdesaknya OPM seiring berjalannya waktu maka kegiatannya akan lebih banyak meneror rakyat yang lemah,\” sambung dia.

Sebelumnya, Suriastawa menerangkan, meski terdapat banyak faksi dan saling berebut kepentingan di internalnya, secara garis besar kelompok itu terdiri dari tiga sayap gerakan, yakni sayap politik, klandestin, dan bersenjata.
Menurut dia, sayap gerakan tersebut memanfaatkan media sosial untuk saling berkomunikasi, merencanakan aksi, dan menyebarkan berita bohong untuk membentuk opini buruk tentang pemerintah Indonesia. Itu termasuk juga terhadap TNI-Polri terkait masalah Papua melalui berbagai platform media sosial.



Ns: Darma Projustitia

Editor : Morris

Posting Komentar untuk "TNI Berjanji Tumpas KKSB OPM Sampai Habis"