Anggota Lanud Suryadarma, Wingdiktek, Skadik 602 Wingdikkal dan Kipan C Yonko 461 Paskhas mengikuti upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 TNI Angkatan Udara, yang pimpin oleh Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Djohn Amarul, S. AB., sebagai inspektur upacara, bertempat di lapangan Angkasa Lanud Suryadarma Kalijati Subang. Jum’at (9/4/2021). 


Upacara tahun ini masih sama dengan kegiatan tahun lalu dilaksanakan secara sederhana ditengah wabah Covid-19 yang belum juga berakhir, maka upacara digelar dengan format physical distancing dan menggunakan masker ini juga dibatasi untuk personel peserta upacaranya.


Dalam amanatnya Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., yang dibacakan melalui Danlanud Suryadarma mengatakan bahwa Selama 75 tahun masa pengabdian panjang, TNI Angkatan Udara telah melalui berbagai era, menghadapi berbagai dinamika tantangan global, sekaligus menyesuaikan diri dengan berbagai paradigma yang terus berganti dan kini, saat genap berusia 75 tahun, TNI Angkatan Udara telah berada pada level dan kondisi yang semakin profesional.

“Pencapaian tersebut tentunya tidak terlepas dari upaya dan kerja keras para pendahulu, yang telah berjuang dengan penuh semangat pengabdian untuk kemajuan TNI Angkatan Udara, dalam mempertahankan tanah air dan angkasa Indonesia” jelas danlanud saat membacakan amanat Kasau.


Lebih lanjut dikatakan Kasau bahwa dinamika lingkungan strategis dan perkembangan situasi global dalam kurun waktu satu sampai dua dekade terakhir, bahwa kompleksitas ancaman dan tantangan yang kita hadapi ke depan, akan terus bergerak semakin unpredictable.


Kasau juga menyampaikan Seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan zaman yang semakin tidak dapat diprediksi, TNI Angkatan Udara pun menghadapi tantangan dan ancaman yang semakin kompleks, dan bahkan tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Terlebih lagi, ancaman yang datang kini tidak hanya bersifat linear. Namun juga, bersifat hibrida dan asimetris, yang bahkan juga semakin berkembang dengan adanya pemanfaatan “persenjataan” non-kinetik.


“Untuk itulah, TNI Angkatan Udara harus senantiasa mampu beradaptasi dengan segala perkembangan yang terjadi. Berangkat dari hal tersebut, saya bertekad untuk mewujudkan TNI Angkatan Udara yang disegani di kawasan. Yakni, TNI Angkatan Udara yang bisa bertransformasi dan senantiasa mampu menyesuaikan diri, dalam mewujudkan air power yang sesuai dengan era yang dihadapi” tegas kasau.


Kasau juga menyampaikan bahwa dengan ujian pandemi COVID-19 telah mengubah berbagai sendi kehidupan kita, termasuk juga dalam pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara. Pandemi tidak serta merta menurunkan prediksi ancaman, karena berbagai konflik dan flash point tetap terjadi di berbagai penjuru dunia.

 “Untuk itu, TNI Angkatan Udara harus senantiasa mampu melaksanakan tugasnya, kapan pun dan bagaimana pun kondisi yang kita hadapi” pintanya.


 Kasau juga dalam amantnya mengutip amanah Presiden Republik Indonesia kepada segenap prajurit TNI- POLRI di awal tahun 2021 ini, bahwa: “Dari pandemi ini kita belajar bukan hanya untuk menyelesaikan krisis, namun bagaimana mengambil hikmah yang dapat dimanfaatkan demi kemajuan bangsa”.


“Untuk itu saya berharap kepada segenap unsur TNI Angkatan Udara, tidak boleh menyerah dan harus tetap bersemangat dalam menghadapi situasi apa pun. Pasti ada hikmah yang dapat kita ambil dari setiap ujian yang dihadapi” Harap kasau akhir amanatnya.


Usai upacara kemudian dilanjutkan dengan acara syukuran yang dihadiri oleh komandan Wingdiktek, Komandan Wing 8,para Kepala Dinas Lanud Suryadarma dan Wingdiktek, Para pejabat Lanud dan Wingdiktek, Wingdikkal, Ketua PIA AG Cabang 5/D.I Lanud Suryadarma, Ketua PIA AG Cabang 5/G.II Wingdiktek serta ibu-ibu PIA AG Bakorcab Kalijati.


Ns Pewarta : Projustitia

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama