STOP Aksi Kekerasan Premanisme pada Wartawan !!, Tindak lanjut Segera Oknum Kepala Sekolah Barbar

Jeneponto - mediacompersada.com | Kamis, 7 Oktober 2021.

Logo SEKAT RI 

Seorang oknum kepala sekolah yang berdinas di wilayah Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto kini menuai sorotan usai melakukan penganiayaan.


IS melaporkan AA atas dugaan penganiayaan yang dialaminya di jalan Pahlawan, Kelurahan Bontosunggu Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng pada Rabu, 6/10/2021 sekira jam 10:00 Wita.


Oknum kepala sekolah tersebut berinisial AA ini dilaporkan oleh korban Wartawan berinisial IS, salah seorang wartawan media BN Online. Dilansir Bataramedia.com ke Polres Bantaeng atas dugaan penganiayaan pada Rabu, (6/10/2021).


IS selaku pelapor menceritakan kronologi hingga penganiayaan yang dialaminya itu, berawal dari pemberitaan yang menyangkut dirinya sebagai kepala sekolah di SDI 242 Kanang-kanang Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto.


Terkait adanya dugaan pungli dana PIP bagi siswanya yang dimuat oleh media Bidik Nasional Online pada tanggal (24/7/2021) yang lalu.


IS menambahkan, dimana dirinya saat itu yang sedang duduk ngopi di kios temannya atas nama agus dan tiba tiba didatangi oleh oknum kepsek AA dan memanggil Wartawan IS untuk keluar dari kios tersebut, sehingga IS menemui sang kepsek yang dalam keadaan marah-marah dan mengatakan,


“Kenapa kamu memuat saya di media pemberitaan terkait adanya pemotongan bantuan dana PIP tersebut ?”, ujar oknum Kepala Sekolah AA.


Tanpa basa basi sang kepsek tersebut langsung melakukan pemukulan beberapa kali.


“hingga Wartawan IS tersungkur ke aspal dan mengakibatkan dirinya mengalami luka di bagian bawah lutut sebelah kiri,” Terangnya.


Atas kejadian ini, IS langsung melakukan visum di RS Anwar Makkatutu dan melaporkan kasus ini ke SPKT Polres Bantaeng berdasarkan bukti laporan Polisi : LP/202/X/2021/SPKT tanggal 06 Oktober 2021.


Menanggapi hal tersebut, Humas DPP SEKAT RI, Muh Darwis Menyesalkan dan mengutuk aksi Barbar yang dilakukan Oknum kepsek tersebut.


“Kami mengecam keras atas tindakan oknum kepsek yang tidak punya etika” tegasnya.


Lanjut, Muh Darwis mengatakan, upaya menghalangi tugas jurnalistik, apalagi tindakan penganiayaan wartawan tidak dibenarkan dan bertentangan dengan Undang-undang Nomor 40/1999, tentang Pers.


“Semoga aparat kepolisian bisa memproses kasus ini dengan cepat dan menangkap pelaku” kata Darwis


Darwis juga meminta agar oknum yang tidak bertanggungjawab itu memahami dan menghormati tugas jurnalistik dengan baik.


Pentingnya pemahaman penyampaian informasi kepada masyarakat adalah bagian dari kontrol sosial yang dijamin oleh undang-undang Pers dan mendapat perlindungan secara hukum.


“Kami prihatin peristiwa penganiayaan rekan kami di Makassar dan meminta kepolisian mengungkap kasus ini serta menangkap pelaku” katanya.


SEKAT RI menyatakan sikap:


Mengecam perilaku yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah tersebut.

Mendesak pihak kepolisian untuk senantiasa mengedepankan UU Pers terhadap semua kasus yang melibatkan jurnalis dan kerja-kerja jurnalistiknya.

Meminta Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab Jeneponto bertindak sesuai mekanisme yang berlaku.

Kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis dapat menghambat jurnalis dalam mencari informasi yang telah diatur dalam Pasal 18 ayat (1) UU Pers Nomor 40/1999.

Meminta jurnalis agar senantiasa mengedepankan kode etik dalam setiap kerja-kerja jurnalistik, termasuk menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

Mengimbau kepada semua pihak untuk menghargai kerja-kerja jurnalistik dan menghormati kebebasan pers di Indonesia.

Jurnalis dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh hukum sesuai Pasal 8 UU Pers Nomor 40/1999.

Dalam prinsip menghormati kebebasan pers, jika ada pihak yang merasa tidak puas atau merasa dirugikan akibat pemberitaan, hendaknya menggunakan hak jawab dan koreksi, sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 poin 11 UU Pers Nomor 40/1999 yang berbunyi,

“Hak jawab adalah hak seseorang atau kelompok untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya”


Narasumber Pewarta : DS SEKAT RI . Editor Red : GG.XXX

Posting Komentar untuk "STOP Aksi Kekerasan Premanisme pada Wartawan !!, Tindak lanjut Segera Oknum Kepala Sekolah Barbar"