Bupati Bandung Barat nonaktif, Aa Umbara Sutisna resmi mengajukan upaya hukum banding atas vonis penjara 5 tahun

NGAMPRAH, BANDUNG BARAT - mediacompersada.com | Bupati Bandung Barat nonaktif, Aa Umbara Sutisna resmi mengajukan upaya hukum banding atas vonis penjara 5 tahun.

Sebelumnya, vonis terhadap Aa Umbara itu dijatuhkan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung (PN Bandung). 


Upaya hukum tersebut (mengajukan banding )resmi dilakukan Aa Umbara melalui tim kuasa hukumnya ke Pengadilan Tinggi (PT) Bandung, pada Rabu, 10 November 2021, kemarin


“Bismillah, per hari kemarin, Aa Umbara melalui kami sudah menyatakan banding terhadap putusan hakim tingkat pertama. Jadi perjuangan kami tim penasihat hukum masih terus berlanjut untuk mengantarkan Aa Umbara guna menemukan keadilannya,” kata kuasa hukum Aa Umbara Sutisnya, Rizky Rizgantara, Kamis, 11 November 2021. 


Rizky mengatakan, langkah hukum banding itu dilakukan karena vonis yang dijatuhkan terhadap Aa Umbara tidak sepenuhnya sesuai fakta persidangan. Salah satunya, terkait fee 6 persen. 


Menurutnya, putusan majelis hakim masih memandang ada fee 6 persen dalam bentuk sembako kepada Aa Umbara dari pengusaha M. Totoh.


Padahal, dalam fakta persidangan, feetersebut tidak terbukti karena Aa Umbara justru membeli sembako tersebut untuk dibagikan kepada kelompok masyarakat yang tidak ter-cover oleh APBD. 


“Kami hormati keputusan majelis hakim. Tapikami nilai dalam pertimbangan-pertimbangan hukum, tidak sesuai fakta persidangan. Salah satunya terkait fee 6 persen. Faktanya, dalam persidangan tidak ada fee 6 persen, itu pembelian Aa Umbara kepada M Totoh untuk dibagikan kepada kelompok masyarakat yang tidak tercover oleh APBD,” jelas Rizky. 


Terkait jadwal dan keputusan bandingtersebut, menunggu dari pengadilan tinggi Bandung. Kedepannya kuasa hukum Aa Umbara fokus mempersiapkan memori banding. 


“Mohon doanya mudah-mudahan kedepannya keputusan sesuai yang diharapkan didasari hukum dan keadilan,” pungkasnya. 


Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung menjatuhkan vonis 5 tahun penjara kepada terdakwa Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara.


Vonis tersebut ia teriam setelah terbukti melakukan korupsi pengadaan barangdalam bantuan sosial (bansos) Covid-19 tahun 2020, Kamis 4 November 2021


Hakim menilai, Aa Umbara terbukti bersalah melakukan korupsi sesuai dengan Pasal 12 huruf i dan Pasal 12 huruf B UU Tipikor Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana.


Selain kurungan penjara, Aa Umbara juga didenda Rp250 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti kurungan selama enam bulan. [*]


Penulis : Aris Abdulsalam Ayobandung. Narasumber : Restu Nugraha. Pewarta : Wawan Saeful . Editor Red : GG

Posting Komentar untuk "Bupati Bandung Barat nonaktif, Aa Umbara Sutisna resmi mengajukan upaya hukum banding atas vonis penjara 5 tahun"