Latihan Angkasa Yudha 2021 mengacu lingkungan strategis dan geopolitik

Malang - mediacompersada.com - Koopsau ll. Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., menutup latihan Angkasa Yudha 2021 di AWR Pandan Wangi, Jawa Timur, Rabu. Kasau menyatakan bahwa latihan itu dilaksanakan dengan sejumlah penyesuaian dan tuntutan-tuntutan sesuai perkembangan strategis dan geopolitik terkini. 

Di dalam sambutannya, Kasau menyatakan, berbagai penyesuaian dalam menggelar latihan puncak TNI AU itu adalah pertimbangan situasi pandemi yang belum sepenuhnya selesai, serta mengacu pada hasil latihan sebelumnya yang menuntut TNI AU melaksanakan latihan Angkasa Yudha yang mendekati kondisi sebenarnya. 


Juga lebih fokus pada esensi utama latihan, yaitu untuk mengevaluasi kemampuan satuan-satuan. 


“Bersamaan dengan itu, skenario latihan juga telah disesuaikan dan disusun sedemikian rupa, dengan mengacu pada perkembangan kondisi lingkungan strategis dan geopolitik terkini,” kata Kasau. 


Konflik pertikaian antar negara, menurur Ksau, secara tidak langsung ditindaklanjuti dalam bentuk kampanye militer yang mengusung perang terbuka. Namun dibuat lebih realistis dengan menimbang kaidah dan norma internasional.


“Saya mengapresiasi upaya Direktur Latihan dan seluruh pelaku latihan, yang telah memastikan latihan dapat terselenggara sesuai format yang direncanakan,” kata Kasau. 


Sehingga, latihan kali ini tidak hanya semakin realistis namun juga semakin efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku sekaligus semakin efisien dalam aspek waktu dan anggaran. Jelasa Kasau.


Terlebih lagi, melalui latihan kali ini, kita juga telah dapat menjawab “missing link” antara strata taktis dan strata operasi, terutama pada proses tingkat operasional teknis melalui konsep Proses Pelaksanaan Operasi atau P2O, yang telah menjadi evaluasi pada latihan tahun 2019 lalu. 


Selain itu, dengan dialihkannya “Fire Power Demo” menjadi kegiatan “weapon delivery” menggunakan amunisi “dummy”, sehingga akurasi penembakan dan pengeboman dapat diukur secara presisi. “Dengan demikian penilaiannya semakin akurat, dan kita dapat mengetahui lebih dalam apa yang menjadi kekurangan satuan dan langkah-langkah perbaikan yang harus dilakukan,” tekan Kasau. 


Kasau berpesan agar seluruh proses latihan didokumentasikan secara baik agar bisa menjadi referensi latihan-latihan berikutnya. Tidak lupa dia kepada seluruh pelaku latihan agar berhati-hati dalam perjalanan pulang kembali ke pangkalan masing-masing. 


“Tidak ada misi yang bisa dinyatakan berhasil, sebelum seluruh prajurit dapat kembali ke homebase dalam keadaan selamat dan dapat bertemu dengan keluarganya,” tambahnya. 


Latihan Angkasa Yudha 2021 melibatkan 1.562 personel yang terlibat langsung ataupun mendukung latihan. Selain itu juga melibatkan 10 skuadron udara TNI AU, di antaranya Skuadron Udara 3 TNI AU, Skuadron Udara 11 TNI AU, Skuadron Udara 5 TNI AU, dan Skuadron Udara 31 serta Skuadron Udara 32 TNI AU. 


Pada latihan Angkasa Yudha 2021 kali ini, Komandan Komando Pendidikan dan Latihan TNI AU, Marsdya TNI Tatang Harlyansyah, S.E., MM, selaku Direktur Latihan Puncak TNI AU Angkasa Yudha 2021, sementara Pangkoopsau ll Marsda TNI Minggit Tribowo, S.I.P., sebagai Panglima Komando Tugas Udara Gabungan (Pangkogasudgab), turut mendampingi Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., menyaksikan secara langsung manuver lapangan latihan Angkasa Yudha TA 2021 di Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi Lumajang Jawa Timur, Rabu (24/11).


Latihan puncak TNI AU Angkasa Yudha 2021 berlangsung mulai 22 hingga 24 November 2021 dan dipusatkan di daerah latihan AWR Pandanwangi, Lumajang, Jawa Timur, melibatkan seluruh platform pesawat TNI AU, baik pesawat tempur, pesawat angkut, maupun helikopter.


Selain itu, latihan ini juga mengikutsertakan Paskhas TNI AU dari Matra 2 Paskhas dan Yonko 464 Paskhas dalam penerjunan sebagai Tim Pengendalian Tempur danTim Pengendalian Pangkalan.


Turut hadir juga para Asisten Kasau, para Pangkotama, para Komandan Satuan, Bupati Lumajang, H Thoriqul Hag dan undangan lain.


Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., menambahkan, latihan Angkasa Yudha 2021 ini akan dilaksanakan sebagai sarana terbaik untuk menguji doktrin Swa Bhuwana Paksa dan turunannya, termasuk implementasi Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) serta dapat menguji kesiapan operasional melalui layar.


Narasumber Pewarta : Darma.

Editor Redaksi : GG

Posting Komentar untuk "Latihan Angkasa Yudha 2021 mengacu lingkungan strategis dan geopolitik"