Dewan Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat SIDAK terkait Pengerjaan Proyek Jalan Permata

Mediacompersada.com (MUP), Ngamprah - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat melakukan (Sidak) pembangunan Jalan Raya Permata di Desa Gadongbangkong, Kecamatan Ngamprah. (17/12/2021).


Komisi III tercengang, pengerjaan proyek jalan itu jauh dari target kontrak twenty two Desember tahun ini. Tampak jalan rambat beton itu baru dikerjakan sebelah sejauh twenty five meter jauh dari terget pengerjaan 525 meter.


Pejabat Peleksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pembangunan Jalan Permata dari Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR), Deni Anggoro menelepon pihak kontraktor CV Zhareen Al Hasby rule tak penuhi panggilan.


Ketua Komisi III DPRD KBB, Iwan Ridwan pun nampak kecewa, ketika pihak kontraktor tak penuhi panggilan dewan. Dalam telepon yang disambungkan oleh PPRK kepada pihak kontraktor, Iwan mempertanyakan soal progres pekerjaan jalan tersebut.


“Pencapaian Hasil Kerjaan hanya mencapai dua puluh lima persen sedangkan waktu sudah hampir habis kontrak?,” tanya Iwan.


Pihak kontraktor berdalih, terkendala oleh pengiriman barang. ” sesuai kontrak saya masih optimis bisa dikerjakan siang dan malam dan dapat diselesaikan sesuai perjanjian” janji Kontraktor kepada Ketua Komisi III.

Jika tidak selesai terancam putus kontrak. Pihak kontraktor pun meng ia kan dan Komisi III memanggil pihak kontraktor untuk dimintai keterangan soal progres pekerjaan Kamis (22/12/2021) mendatang.


Konsultan Pengawas Proyek Pembangunan Jalan Permata pun mengaku jengkel sudah empat kali melayangkan teguran kontraktor untuk mempercepat pengerjaan proyek jalan tersebut. “Kalau kita tegur baru dilaksanakan. Kalau tidak ngayayay deui. Teguran udah empat kali diberikan secara tertulis, kalau disebut tidak punya dana dari pihak kontraktor wallahu a’lam bisowab ,” ujar Latif sebagai Konsultan Pengawas Pembangunan.


Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pembangunan Jalan Permata dari Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR), Dedi Anggoro menyebutkan, progres pembangunan jalan tersebut baru mencapai twenty fifth jauh dari harapan sesuai kontrak selesai twenty two Desember. “Baru twenty five zip progresnya dari total panjang 525 meter yang harus diselesaikan, dan ini baru dikerjakan sebelah badan jalan,” ungkapnya.


Pihaknya, kata Dedi, sudah kerap melayangkan teguran hingga empat kali. “Nanti kebijakan PPK seperti apa. Apakah putus kontrak atau dilanjut. Kalau Kami PPTK hanya membayar sesuai progres di lapangan sesuai volume yang terpasang,” ungkapnya. ***

Posting Komentar untuk "Dewan Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat SIDAK terkait Pengerjaan Proyek Jalan Permata"